M ARIF DAN J LIMBONG

Rifat masih tidak terkalahkan, peserta puas dengan Stage Park

Kegiatan sprint rally National Series ke 3 yang diselenggarkan oleh Bintang Automotive selesai sudah.  Para perally pun tersenyum puas dengan track yang disuguhkan oleh dMOTOBATWAR sebagai pihak yang membuat dan mengelola sirkuit rally ini.

 Stage Park Sentul jadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan nasional sprint reli putaran 3 (13-14/11/2021).

Karena lokasinya merupakan daerah perbukitan, maka trek yang disuguhkan juga banyak tanjakan terjal serta turunan.  Hal ini menuntut kejelian navigator untuk menginformasikan situasi jalan didepan.

Semakin menarik dan menantang karena peserta menjalani lomba dengan arah yang berbeda antara Sabtu dan Minggu. Kerap disebut clockwise dan anti-clockwise.

 

Rifat masih mengandalkan AP 4 Expandernya berada di kelas M1 dengan 9 orang pesaing lainnya. Total stater sejumlah 109 starter dari pelbagai penjuru tanah air

Suatu angka yang fantastis dan diluar perkiraaan. Slot pendaftaran sebenarnya hanya 90 peserta saja. Namun akhirnya 109 di akomodir. Dampaknya tentu adalah waktu start dilepas dengan selisih 1 menit. kemudian dilintasan diperbanyak mobil rescue.

Kompetisi berjalan seru, bahkan saking nikmatnya track ini H Rihans Variza yang berpasangan dengan Andi Rendi terpaksa rebah di SS1.  Akibatnya kaca pecah dialami oleh H Rihans. Hal ini memaksa dirinya untuk BWTM di SS 1. Tidak menyerah begitu saja, dia ganti kaca dan gas lagi di SS2  waktu pun diperbaiki sehingga  Rihanz bisa tetap bertahan di Posisi 7.

H RIHANZ VARIZA MAZDA 7 AP4
MITSUBISHI AP4 Yang dikendarai Rifat Sungkar

Sementara Rifat dan pasangannya M Redwan masih terlalu kuat buat lawan lawannya.  Rifat meninggalkan Ryan Nirwan yang mengendarai Subaru WRX sebanyak 17 detik.

Dikelas Jip, terjadi hal yang tidak terduga, Bintang Barlen sempat mengalahkan Rifat di SS4 dengan perolehan waktu 3.24 Detik.  Namun hal ini bisa saja terjadi karena Rifat sudah mengendorkan Gas nya karena sudah menabung waktu cukup banyak sebelumnya. 
Jagoan Cherokee Masa lalu, Jirip alias Muhammad Arif yang sudah lama menghilang tiba tiba muncul sebagai runner up di kelas J3 dan umum ke 8 luar biasa.
Padahal persiapan yang dilakukan oleh Perally dari Team Gazpoll Rally team ini sangat minim karena saat scrutineering superchargenya di bongkar paksa karena tidak lulus scrut.  Dengan dilepasnya Supercharge maka otomatis mobilnya tidak bisa berjalan kencang karena low compression pada pistonnya.
 
Namun demikian Jirif membuktikan masih yang terkencang diantara Cherokee dan Jirif masih jago bawa jipnya.
 
Ok Salut dan selamat buat para jawara
Baca Juga  Rally zone di ISDC sukses di gelar
RSS
Follow by Email
LinkedIn
Share
Instagram
Telegram
WhatsApp